Minggu, 23 Oktober 2011

Max 15-Meringankan Viewport dan Render Vray

Seringkali, kalau sudah terlalu banyak object yang kita tambahkan dengan merge kedalam scene kita, misalnya dengan menambahkan pohon, mobil, lampu gantung, viewport menjadi sangat berat, saat kita mau menggerakkan kamera atau orbit. Dan parahnya, saat kita render, waktu rendernya jadi sangat lama, atau dalam kasus saya, terkadang malah mati tanpa pamit2 dulu. Bener2 mengesalkan!

Untuk itu, biasanya saya akan menggunakan View as box, yang ada di object properties, jika saya masih ingin mengubah bendanya. Atau saya akan menggunakan Vray Proxy. Pada prinsipnya, Vray proxy itu seperti kalau kita membuka kantor cabang untuk object yang kita merge, dengan Scene utama kita sebagai kantor pusatnya. Jadi objectnya diwakilkan dengan benda yang bisa kita pilih sendiri, baik dalam bentuk wiremesh, benda solid, dll. Dan saat merender, barulah 3dsMax me'load' object tersebut, sehingga beban render Vray-nya menjadi lumayan ringan. Setidaknya, mengurangi kemungkinan mati mendadak.

Perlu di ingat, saat membuat object yang akan dijadikan Vray proxy, seluruh materialnya harus berada dalam 1 slot Map, yaitu sebuah multi/sub object, yang cara pembuatannya sudah saya jelaskan di tutorial Max 03. Ini karena saat dijadikan proxy, seluruh bagian dari benda2 tersebut di satukan, jadi prinsipnya seperti editable poly, dimana digunakan material id untuk bagian polygon yang beda mapping.

Selain itu jika saya akan menyebar pepohonannya untuk dijadikan latar belakang misalnya, saya akan menggunakan Multi Scatter ataupun Vray Scatter. Pada saat tutorial ini dibuat, Vray scatter yang saya miliki hanya bisa digunakan untuk Vray 1.5 an, karenanya sejak saya sudah upgrade Vray ke Vray 2.00, saya lebih sering menggunakan Multi Scatter.


Multi Scatter dan Vray Scatter akan menyebarkan object kita secara acak, dipermukaan suatu benda solid atau pun Spline yang sudah kita buat terlebih dahulu. Kita dapat mengacak2 penempatan bendanya, juga skala dari bendanya, arah orientasinya, ukurannya, sehingga kelihatan lebih alami.

Tetapi untuk penyebaran pohon,  akhir2 ini saya sedang sangat menyukai sebuah plugin tambahan dari itoosoft.com, yaitu Forest Lite. Alasan utama kenapa saya menyukai plugin ini adalah karena dia gratis!! ^_^ Tapi selain itu, koleksi pohon 3dnya, yang termasuk dalam paket gratisan tadi,  sudah kompatibel dengan Vray. Dan kalau memang berminat membeli, koleksi pohon tambahannya bagus2! 

Pada prinsipnya,  Forest Lite adalah gabungan antara Vray proxy dan Multi Scatter. Dan cara penggunaannya kurang lebih memang sama dengan penggunaan Multi Scatter ataupun Vray Scatter. Namun karena  Multi Scatter dan Vray Scatter adalah plugin tambahan yang harus dibeli dulu, sedangkan Forest lite gratis, maka pada tutorial ini saya akan menerangkan penggunaan Forest Lite, dan kamu bisa menerapkanya ke Multi/Vray scatter jika ingin.

Selamat mencoba!!


Minggu, 02 Oktober 2011

Sketchup16-Setting Vray Bangunan Malam hari

Bagi saya, membuat scene malam hari jauh lebih menantang daripada membuat scene siang hari. Untuk scene siang, saya cukup melakukan modelling, atur arah mataharinya, dan bum! Beres deh, jadilah sebuah rumah, siap untuk dipresentasikan kepada klien.

Sedangkan scene malam hari merupakan seni tersendiri. Disatu pihak, kita ingin agar suasananya cukup gelap, agar kontras cahaya lampu tambahan jadi kelihatan, dipihak lain, tidak boleh terlalu gelap, karena bangunannya sendiri tetap harus kelihatan. Karenanya untuk jalan tengahnya, saya membuat scene nya lebih ke arah sore hari atau sekitar subuh. Jadi di langit masih ada cahayanya.

Diperlukan design tersendiri untuk perletakan lampu pada scene malam hari, demikian juga dengan jenis lampu yang akan dipilih. Tapi pada dasarnya lampunya saya bagi menjadi :
  1. Lampu Vray rectangle dengan invinsible=on, ini akan menjadi sumber cahaya utama dalam ruangan, biasanya ukurannya agak besar, arahnya dari plafond ke bawah. Kamu bisa juga meletakkannya dari arah jendela kedalam ruangan. Untuk jenis lampu yang ini, naikkan subdivisionnya, sekitar 15-25 tergantung dari seberapa besar hasil renderan yang akan kamu buat. Dengan ini kamu bisa mengurangi resiko noise atau bintik2 pada bayangan lampu.
  2. Lampu Vray rectangle dengan invinsible=off. Ini biasanya saya tempel pada lampu yang berbentuk kotak atau di plafond. Untuk lampu yang bulat bisa dengan menggunakan omni, juga dengan invinsible off. Besar intensity nya sekitar 10-20 unit lebih tinggi dari pada cahaya no.1 diatas. Ini supaya lampu yang tidak menghilang karena pengaruh cahaya lain.
  3. IES light, untuk lampu down light dan Uplight. Untuk IES light, anda harus mencoba2 dulu, light mana yang paling sesuai dengan kebutuhan bangunan anda. Setiap bagian dari bangunan biasanya memerlukan jenis lampu yang berbeda-beda. IES dapat anda beli dalam bentuk CD atau di download dari Internet. Saya sendiri mendapatkannya dari teman (>.<) jadi, saya kurang tahu dimana tepatnya mendapatkan IES light. Jadi silahkan meng-google.
Jadi intinya, kalau kamu tidak punya cukup waktu, janganlah membuat scene malam hari, hehehehe... :P

Scene siang hari, tanpa touchup photoshop




Yang berbeda dari scene malam hari dengan siang hari pada pengaturan Vray parameter terutama pada Environment, Camera dan color mapping. Berikut adalah setting sunlight untuk suasana malam hari:



Selamat mencoba!

Sabtu, 01 Oktober 2011

Sketchup15-Setting Vray Bangunan Siang Hari

Membuat bangunan minimalis dengan menggunakan sketchup sangat menyenangkan dan cepat. Namun saya masih merasa belum puas dengan kualitas pohon2 3d dari library sketchup yang ada. Kalaupun ada yang cukup bagus, biasanya sangat memberatkan komputer. (Atau komputernya sudah minta diganti lagi? :))

Karenanya, untuk tambahan pepohonan, saya masih memerlukan bantuan Photoshop. Tetapi mungkin kalau saya lebih rajin lagi mencari, mungkin akan ketemu plug in pohon yang cukup bagus. Dan untuk tutorial ini, saya masih hanya memberikan hasil 'mentah' yang langsung didapat dari rendering sketchup tanpa touch up apapun.

Hasil Rendering Siang hari
Sayangnya karena tidak cukup waktu (baca:males) ngubek2 warehouse, jadilah lampu jalannya kurang sip. Tapi untuk scene kamu, lebih baik cari yang lebih bagus deh, atau buru2 ditutup pakai pohon. :)

Disini saya juga menyinggung sedikit tentang penggunaan displacement, yang akan membuat rumput akan terlihat lebih realistik. tetapi seperti biasa, saat menggunakan displacement, waktu rendering yang dibutuhkan juga akan lebih panjang alias berat.

Berikut adalah tutorial yang sudah dapat dilihat di You tube


Dan ini adalah setting parameter yang dipakai untuk scene kali ini.Setting ini sebagian juga akan dipakai saat membuat scene malam hari.





Selamat Mencoba!!


Sabtu, 10 September 2011

Max 14-Animasi Arsitektur 105-Animasi Mobil Sederhana

Mobil dapat membuat presentasi Arsitektur kita semakin menarik serta juga dapat membantu menjelaskan skala bangunan kepada klien. Karenanya saya menambahkan Animasi mobil ini kepada seri Animasi arsitektur ini.

Animasi mobil ini tidak terlalu rumit, dan gerakan mobilnya cukup linear saja, karena mobil bukanlah merupakan inti dari presentasi. Dan penggeraknya hanya dummy saja yang dikaitkan dengan Look At constrain, Position Constrain, Orientation Constrain dan Path constrain.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan perintah animasi :
  1. Arah pivot point, karena menggunakan link, arah pivot point bisa terpengaruh dengan parent dari link
  2. Hirearki atau urutan perintah. Karena beberapa perintah akan memiliki pengaruh lebih kuat terhadap suatu object daripada perintah lainnya. Misalnya Look At constrain jika digunakan sebelum Link, tidak akan memiliki pengaruh terhadap object. Karena link akan mengunci perintah yang diberikan sebelumnya.
  3. Saat menggunakan orientation Constrain, perhatikan apakah Transform rule nya Local ataukah World, karena jika menggunakan world, maka constrain sebelumnya tidak akan berpengaruh.




Tentunya masih banyak lagi cara untuk menganimasikan mobil secara lebih realistik, misalnya menggunakan reactor, kombinasi antara constrain dengan perintah lainnya, dan sebagainya.

Selamat mencoba!!

Selasa, 30 Agustus 2011

Rabu, 24 Agustus 2011

Sketchup14-Animasi keren dengan Section

Saya menggunakan 3dsmax, jauh sebelum saya menguasai sketchup. Awalnya saya merasa tidak perlu menguasai sketchup, karena presentasi dengan 3dsmax (kelihatannya) jauh lebih mengesankan, lebih banyak dicari orang dan lebih luas implementasinya. Dan sebelumnya saya sudah pernah membahas kelebihan dan kekurangan 3dsMax dan sketchup. Tapi ada satu fitur Sketchup yang membuat saya jadi sangat tertarik mempelajari Sketchup. Dan itu adalah Section.

Tentu saja 3dsMax memiliki clip yang mirip2 dengan section. Tetapi Section-nya sketchup bisa langsung dimanfaatkan untuk berbagai hal. Bisa langsung diekspor ke Autocad untuk kemudian diedit lebih lanjut, atau bisa langsung dipresentasikan dengan fitur Layout (yang sekarang juga sudah selangkah lebih maju lagi), dan yang paling mengesankan, menurut saya, adalah Section bisa langsung dianimasikan.

Pertama kali melihat hasil animasi section, saya pikir, tentunya ini akan sulit sekali. Tetapi, begitu tahu triknya, ternyata sangat mudah! Sayangnya, saat membuat tutorial ini, Section belum bisa dirender menggunakan Vray. Dan saya belum mencoba rendering engine lainnya.

Ada diantara kalian yang tahu, section bisa dirender pakai apa? boleh dong sharing...




Selamat Mencoba!

Update: Saya lupa menginformasikan, Style hanya ada di Sketchup Pro, misalnya Sketchup Pro 7 atau Sketchup Pro 8

Minggu, 21 Agustus 2011

Sketchup13-Ekspor ke CAD dengan Layer

Terkadang saat kita akan mengekspor Sketchup ke AutoCAD, hasil yang didapat adalah gambar monokrom sehingga kita harus mengedit gambar lumayan lama agar gambar terpisah menjadi layer yang berbeda2.
Di tutorial kali ini saya akan menunjukkan cara yang saya gunakan agar pengubahan layer menjadi lebih mudah. Pada dasarnya saya hanya mengubah agar sketchup di ekspor ke CAD dengan warna yang berbeda untuk tiap bagian, lalu warna tersebut diubah oleh CAD menjadi layer tersendiri.

Jangan lupa, pisahkan layer sejak awal menggambar sketchup, misalnya layer pintu, lantai 1, lantai 2 dan seterusnya. Cara memisahkan membuat layer sudah saya jelaskan di tutorial 3.



Selamat Mencoba!


Jumat, 19 Agustus 2011

Spesifikasi komputerku untuk 3dsMax2011, Sketchup Pro 8 dan Vray

Sebetulnya renderan, simulasi dll di tutorial yg saya buat, dipercepat menggunakan Clip speed dari Camtasia. Tapi karena cukup banyak yang menanyakan tentang spek komputerku, jadi saya tulis disini aja supaya nggak ngulang2 lagi :

Komputer,untuk ngerender, main game, yang lumayan berat, bisa dianggap spesifikasi yang cukup sedang dan ga terlalu makan hati kalau mau pakai 3dsMax:
  1. Motherboard Elite A785GM-AD3 Black series
  2. Processor AMD Phenom X6 1090T 3.2GHz
  3. Hardisk 500 Gb
  4. Memory 4 Gb
  5. VGA card  NVidia GeForce 8400GS 1024Mb 64bit 
Laptop, untuk internetan, dipakai buat 3dsmax dan Sketchup juga bisa, sambil nunggu renderan animasi di komputer satunya biasanya. Tapi menurut saya ini spesifikasi yang agak minimal untuk 3dsMax:
  1. Toshiba Satellite L505D
  2. Processor AMD II Dual core M300 2GHz
  3. HDD 280 Gb
  4. Memory 2 Gb
  5. VGA Card ATI Radeon 512Mb
Software :
  1. Operating system Windows7 64-bit
  2. 3dsmax 2011 64bit dengan Vray Adv 2.00.01
  3. Sketchup Pro 8 dengan Vray1.48.89
Headphonenya sampai harus diselotip ^_^

Sebetulnya spesifikasinya nggak terlalu canggih, tetapi setiap 1.5 sampai 2 tahun diusahakan upgrade, atau tukar tambah sekalian, soalnya kan untuk cari nafkah, hehehe.... Saat ini saya sedang coba pakai AMD, tetapi sebelumnya sampai lama saya pakai Intel. Ternyata cukup memuaskan kok.




Selasa, 16 Agustus 2011

Max 13-Animasi Arsitektur 104-Membuat tirai

Saya pernah menjelaskan tentang Cloth modifier dalam tutorial membuat bantal. Dan kali ini kita akan menggunakannya lagi dalam membuat tirai. Prinsip membuat tirai ini dapat juga digunakan untuk membuat handuk ataupun bendera (tapi untuk bendera harus ditambah lagi dengan reactor wind).

Ada beberapa hal yang sangat berpengaruh agar tirai yang anda buat jatuhnya alami :
  1. Material Cloth yang anda gunakan. Dalam 3dsmax ada banyak material tirai Cloth yang ada, seperti spandex, rubber, satin, silk dll. Saya sarankan, anda meluangkan waktu untuk mencoba material itu satu persatu dan bandingkan parameter yang berpengaruh. Kelak anda akan mendapat kan material yang paling cocok dengan kebutuhan anda
  2. Gravitasi. Terkadang kita harus menambah nilai gravitasinya, cara ini akan menarik tirai kebawah sehingga tirai tidak kelihatan terlalu kaku lagi
  3. Besarnya segmen. Semakin kecil segmennya, tentunya bendanya akan semakin lentur. Tapi jangan terlalu kecil segmennya, karena akan memberatkan file 3dsmax.
Ditutorial ini saya mencontohkan dengan menggunakan plane, tapi anda juga dapat menggunakan garment maker yang penggunaannya saya pakai di tutorial membuat bantal diatas.


Selamat mencoba!

Kamis, 11 Agustus 2011

Max 12-Animasi Arsitektur 103-Menggerakkan Pintu dan Jendela

Setelah sebelumnya pada tutorial 5 kita mebahas cara2 termudah (menurut saya) membuat pintu dan jendela, sekarang kita akan menganimasikannya pada bangunan. Pada tutorial ini juga kamu bisa melihat bahwa Pintu dan  Jendela default pada 3ds max bisa digabungkan dengan Pintu dan jendela yang dibuat secara manual.

Memang, menganimasikan pintu dan jendela default lebih mudah dari pada yang dibuat secara manual, tapi sayangnya, kita akan menemui kesulitan jika kita ingin menambahkan gagang pintu atau accessories jendela lainnya. Harus ada treatment khusus.


Selamat Mencoba!

Kamis, 04 Agustus 2011

Sketchup12- Produksi animasi dengan Camtasia

Seperti yang kita  pelajari pada tutorial 11, hasil dari Render Vray sketchup masih berupa rangkaian dari Image, baik dalam format JPEG maupun GIF. Untuk itu, kita akan memerlukan satu program tambahan untuk mengubah Image tersebut menjadi bentuk Video.

Pada tutorial ini, saya akan menggunakan Camtasia 7 untuk mengubah format GIF ke dalam format WMV (window media Video). Tetapi nanti anda dapat bereksperimen untuk mendapatkan hasil dalam format MOV (quick time), MP4 dll.

Saat memasukkan image ke dalam tracks, durasi waktu yang terkecil yang diizinkan camtasia adalah 0.1 detik. Karenannya jika saat merender anda menggunakan nilai 15fps (frame per second) maka anda harus mengedit ulang hasil Video anda ke camtasia lalu menaikkan nilai clip speednya sampai 150% (didalam tutorial saya hanya menambah menjadi 120% dengan hasil yang cukup smooth) dan jika anda menggunakan nilai 30 fps, kemungkinan anda harus menaikkan clip speed sampai 300%.


Selamat mencoba!

Senin, 01 Agustus 2011

Max 11-Animasi Arsitektur 102-Mengatur Camera dan Light

Setelah di tutorial sebelumnya kita menganimasikan background. Sekarang kita akan menggerakkan Camera dan juga mengatur terang gelapnya light.

Light di bangunan sebisa mungkin dicopy secara instance, sehingga kita tidak perlu menganimasikan semua light satu persatu, karena walaupun itu mungkin dilakukan, tetapi akan sangat memakan waktu. Dan arah light adalah dari luar, ke dalam bangunan, sehingga saat kita menganimasikan bagian interior dari bangunan, light yang sama tetap dapat digunakan dengan scene yang akan terasa natural.

Kita dapat menggerakkan kamera secara manual menggunakan autokey. Tapi dalam Tutorial ini,  kita akan mencoba mengattach kamera ke sebuah line, sehingga gerakan kamera dapat diatur menggunakan jalur tertentu. Untuk itu, kita akan menggunakan path constrain. 



Selamat mencoba!

Senin, 25 Juli 2011

Max 10-Animasi Arsitektur 101-Mengatur Vray Background

Presentasi Animasi untuk bangunan dan Interior sekarang sudah mulai banyak digunakan. Dengan bertambahnya kemajuan teknologi, kemampuan komputer dalam merender (yang sebelumnya merupakan halangan utama dalam merender animasi) semakin tinggi. Ini juga akan mempermudah kita dalam menjelaskan konsep bangunan kita.

Animasi ini juga dapat digunakan sebagai background saat kita membuat film Animasi, ataupun sebagai latar belakang dari sebuah game.

Sebagai background, biasanya digunakan environment berbentuk sphere atau pun silinder. Selain itu juga dapat dengan menggunakan Object berbentuk sphere dan silinder. Biasanya sphere digunakan bila texture yang dipakai berupa gambar langit atau awan. Sedangkan silinder digunakan bila bagian pinggir dari texture berupa pegunungan ataupun pepohonan.

Untuk Animasi arsitektur, saya menyarankan menggunakan silinder. karena biasanya arah kamera tidak akan terlalu mendongak keatas. Malah terkadang arah kamera adalah dari atas mengarah ke atap. Tapi jika animasi lebih mengarah kepada permainan, yang kameranya mungkin akan ke segala arah, saya menyarankan memakai sphere.

Tips : Gunakan texture yang berbentuk memanjang (panorama), agar bisa menjangkau pandangan mata secara luas. Juga, pilihlah texture yang warna hue dan saturationnya bisa di atur menjadi suasana malam dan siang.






Selamat mencoba!

Minggu, 12 Juni 2011

Sketchup11- Animasi Eksterior Vray

Sebetulnya pengaturan Exterior Vray lebih mudah dibandingkan dengan pengaturan Interior Vray, karena cahaya yang digunakan bisa cukup dengan menggunakan Cahaya matahari default dari Sketchup (kecuali tentunya untuk scene eksterior malam hari dimana diperlukan beberapa cahaya tambahan dari dalam). Tetapi, ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat membuat rendering Vray eksterior :
  1. Saat menggunakan material kayu, logam, atau material yang bersifat reflektif, jika hanya digunakan sebagai aksen saja dan tidak dominan, tidak perlu diberikan refleksi. Tentang material sudah saya jelaskan disini.
  2. Nilai bump sebaiknya lebih besar daripada saat digunakan di Interior scene, agar teksturnya lebih jelas terlihat.
  3. Periksa kembali pemberian material kaca dari sebelah dalam, material harus di map dari kedua sisi. Jika dari depan saja, akan tetap terlihat tembus pandang, tapi saat dirender akan timbul bayangan.
  4. Jika saat rendering eksterior menggunakan satu arah cahaya saja untuk semua scene, maka dapat Iradiance map dan Light cache-nya dapat di save kedalam file tertentu, lalu ubah modenya dari Single frame ke mode From file. 
  5. Material kaca dari luar bisa diberikan tekstur agar terasa lebih realistik dan teksturnya haruslah satu tema dengan background yang digunakan
Pada pembuatan animasi Vray ini, parameter setting yang saya berikan tidaklah terlalu tinggi, sehingga gambar yang dihasilkan tidak terlalu tajam, tujuannya adalah untuk menghemat waktu rendering. Tetapi jika kamu cukup pede dengan kemampuan komputermu, bisa mencoba  setting Vray untuk bangunan siang hari ini.





Selamat mencoba!

Kamis, 19 Mei 2011

Sketchup10-Menggunakan Google Toolbar

Terkadang setelah menyelesaikan sebuah bangunan, kita belum dapat membayangkan bagaimana keadaan bangunan yang kita buat saat sudah berada di lapangan yang sebenarnya. Untuk itu, google sketchup menyediakan fasilitas toolbar google, yang pada dasarnya memanfaatkan google earth untuk memposisikan bangunan kita  menggunakan peta kontur.

Setelah itu kita dapat mengambil gambarnya untuk dipresentasikan. Meskipun memang kontur yang ada tidak presisi, tetapi setidaknya lebih memberikan bayangan yang lebih jelas kepada kita mengenai keadaan bangunan.

Lebih lanjut, kita juga dapat mengedit kontur yang telah kita dapatkan dengan menggunakan sandbox tools, seperti add detail, Stamp dan smoove.


Selamat Mencoba!

Rabu, 11 Mei 2011

Max09- Membuat Material Vray menggunakan Regular & Slate material Editor

Setelah membuat Vray Scene, tentu akan lebih afdol jika kita mengubah material standar yang kemarin kita gunakan ditutorial 08 menjadi Material Vray. Material yang kita bahas dalam tutorial ini mencakup material Vray standard, material Lantai(porselen atau marmer), Kayu, Kaca dan logam. Material-material ini akan cukup sering digunakan baik untuk interior maupun eksterior bangunan.

Namun untuk mencapai hasil yang maksimal, kita juga harus mencoba2 beberapa kali, karena keberhasilan pembuatan material tergantung kepada banyak unsur di dalam scene. Seperti warna material yang kita pilih, terang gelapnya cahaya yang ada, jenis lampu yang kita pilih. Jadi tidak ada parameter yang benar2 berlaku mutlak.

Misalnya saat membuat lantai, terkadang kita bisa harus memberikan nilai reflection yang cukup putih agar pantulannya mau keluar. Biasanya ini terjadi pada scene yang monokrom. Tapi kadang2 dengan warna abu2 gelap saja, pantulannya sudah keluar dengan baik. Karena itu, agar tidak menghabiskan waktu, sebaiknya kita merender dengan region, agar yang terender hanya sebagian yang perlu saja.

Tapi parameter2 yang saya berikan dalam tutorial ini, bisa menjadi awal yang cukup baik untuk kamu kembangkan dikemudian hari. Asal tetap sabar mencoba dan jangan menyerah.

Selain itu saya juga ingin memperkenalkan penggunaan Slate Material editor yang terdapat pada 3dsMax 2010 ke atas. Jika kamu menggunakan 3ds Max 2009 ke bawah, tidak masalah, karena yang terpenting dalam tutorial ini adalah bagai mana memasukkan parameter yang tepat untuk material tertentu.


Selamat mencoba!

Sabtu, 07 Mei 2011

Sketchup09 -Membuat Selimut dan Bantal

Membuat object yang lentur atau organik menggunakan Sketchup memang agak sulit, kecuali kalau kita mau mencari plug-in tambahan yang tepat , walaupun itu berarti butuh waktu lagi untuk mempelajari plug-in tambahan. Tetapi dengan trik2 yang kreatif, bisa juga kok, kita membuat beberapa benda tersebut.

Misalnya saat membuat selimut dan bantal ini (yang pada pengembangannya bisa juga untuk membuat taplak meja), sebetulnya hanya penggabungan antara penggunaan Sandbox tool dengan soften tool yang ada di sketchup. Memang kekurangannya ada kemungkinan face yang hilang jika kita membuat polygon dasar yang terlalu tajam sudutnya. Tapi, seperti biasa, dengan latihan yang cukup hal itu bisa diatasi.

Lumayan 'kan?


Selamat Mencoba!

Minggu, 01 Mei 2011

Max08-Membuat Vray Scene dengan Standard Camera dan IES Photometric

Menggunakan Vray tidak berarti Anda harus memakai semua tools dari Vray. Standard Camera dan Standard light dari 3ds Max juga dapat digunakan dengan baik ke dalam Vray Scene. Settingnya jauh lebih mudah (terutama untuk camera), dan dengan pengaturan yang tepat, hasilnya tidak jauh berbeda dengan saat menggunakan Camera dan Vray light. Tentu saja kita tetap harus menggunakan beberapa Vray Rectangle light sebagai sumber cahaya utama. Tetapi kemudian bisa didukung dengan Direct light dan Photometric light.

Kelebihan penggunaan photometric light dibanding saat menggunakan IEs Vray saat membuat downlight yaitu, saat kita memasukkan IEs file, bentuk dari IEs file akan lebih mudah dilihat, sehingga mempermudah kita membedakan jenis lampu satu dengan lainnya. Ini mungkin tidak terlalu penting jika kita hanya menggunakan satu atau dua buah lampu downlight. Tetapi saat kita mencapai jumlah 20 lampu, akan terasa manfaatnya.

Satu tips, dengan scene yang saya buat di tutorial, jika anda menambahkan sebuah Vray sun yang tidak di enable, scenenya akan terasa lebih hidup lagi.


Selamat Mencoba!!!

Rabu, 27 April 2011

Sketchup08 -Vray Material

Material Vray dalam tutorial kali ini sebenarnya penyederhanaan dari berbagai kemungkinan pembuatan material Vray untuk Sketchup. Saya membaginya dalam :

  1. Material Vray Standard, yang sebetulnya otomatis terbentuk dari material standard sketchup
  2. Material dengan Bump, untuk material yang bertekstur
  3. Material Glossy, untuk lantai porselen, Marmer, Granit dan sejenisnya
  4. Material Metal, dalam contoh saya akan membuat material keemasan, tapi dengan warna yang diubah bisa menjadi besi, kuningan, tembaga dan lainnya
  5. Material Kaca, yang dalam pengembangannya bisa menjadi material plastik atau air

Perlu diingat, bahwa saat membuat tekstur, pastikan dari awal tekstur apa yang akan dipilih. Juga atur dulu besarnya tekstur sebelum masuk kedalam Material Editor Vray. Karena terkadang setelah material di edit kedalam material Vray, terkadang susah diubah teksturnya, atau malah terkadang tidak mau. Akibatnya harus mulai dari awal lagi dengan membuat nama baru dan mengaplikasikannya kembali.

Dibawah, saya hanya akan memberikan material Api untuk bagian perapiannya, karena material lainnya sudah cukup umum dan mudah di dapat.



Selamat Mencoba!!

Senin, 25 April 2011

Sketchup07-Membuat Interior Vray Setting

Vray adalah salah satu rendering engine yang terbaik yang saya gunakan, baik saat memakai sketchup maupun 3ds Max. Ditutorial kali ini kita akan membahas cara mengatur parameter yang diperlukan untuk Interior scene. Perlu diperhatikan bahwa semua parameter ini tidak berlaku mutlak. Besar kecilnya jendela, material yang anda gunakan, banyaknya lampu yang anda pakai, semua akan berpengaruh pada keberhasilan anda membuat scene yang realistis. karenanya harus sabar menguji coba materialnya.Memang agak repot, tapi jika sudah mendapat hasil akhirnya, semua kerepotan itu akan terbayar lunas!!

Pada akhir tutorial ini scenenya mungkin agak terlihat over bright. Ini karena kita belum masuk kepada material yang sesungguhnya. Tapi bila anda sudah tidak sabar menunggu, silahkan dicoba saja menggunakan texture default sketchup. Kecuali opacity, tekstur sketchup juga cukup compatible dengan Vray.



Selamat Mencoba!!

Rabu, 20 April 2011

Max07-Unwrap UVW

Bagaimana cara mapping berbagai texture ke dalam suatu object? Sebelumnya kita menggunakan penomoran channel pada editable poly. Kemudian kita akan menggunakan UVW map. Tetapi kekurangan cara ini adalah, ukuran pada UVW map haruslah seragam untuk semua permukaan poly. Karena itu, pada tutorial sebelumnya saya melepaskan beberapa bagian agar bisa mendapatkan ukuran yang berbeda-beda.Tapi itu berarti kita memerlukan beberapa buah mapping untuk sebuah object.

Cara lain yang, menurut saya, lebih praktis adalah dengan menggunakan Unwrap UVW. Semua texture yang diperlukan bisa digabung kedalam satu gambar, setelah itu, di edit secara terpisah. Dengan ukuran yang disesuaikan dengan keperluan objectnya.

Kali ini saya melakukan penekanan pada pembuatan List bangunan dan Architrave. Padahal penggunaannya bisa jauh lebih luas dan kompleks. Mungkin lain kali kita bisa membahasnya.


Selamat mencoba!!

Minggu, 17 April 2011

Max06-Membuat Ruang Tidur (Import, Eksport, Group )

Sudah banyak sekali file Max pendukung bangunan atau ruangan (kursi, pintu, jendela dll) yang di sediakan, baik gratisan di internet maupun jualannya dalam bentuk CD/DVD. Misalnya dari Archmodel, Archinterior, Bosch dan sebagainya. Sehingga kita tidak perlu menghabiskan berjam2 untuk modelling benda2 yang hanya merupakan komponen pendukung dalam design kita. Kita juga bahkan bisa membuat library kita sendiri, yang kelak bisa di upload, atau malah dijual -kalau bagus lho!-

Ditutorial ini kita akan membahas bagaimana mengimpor file, yang tidak sejenis dengan max, misalnya CAD dan 3ds dengan cara import. Juga impor sesama file max menggunakan merge. Juga bagaimana kemudian mengekspor file dengan Archive. Ini perlu, karena file max sangat terkait dengan material yang digunakan, jika kita hanya mengkopi file begitu saja, atau bahkan merename folder dimana kita menyimpan material, bisa-bisa kita harus mengulang pemberian material. Ini sangat merepotkan kalau scene kita sudah kompleks.

Karena kita sudah mulai masuk kedalam scene, jumlah model kita juga akan bertambah, karenanya kita juga akan mempelajari cara mengolah object yang sudah di group dan alternatif lain dari group yaitu link. Link ini dimasa depan akan penting saat kita mulai mempelajari reactor.

Kalau malas mendesign sendiri, bisa pakai denah ini:
Denah
Ini adalah scene akhir dari beberapa tutorial kedepan.
Semi klasik Bedroom


Selamat mencoba!!

Selasa, 12 April 2011

Max05-Pintu dan Jendela

Pintu dan Jendela sudah pasti merupakan bagian penting dari suatu gedung atau rumah. Kadang kita perlu cepat saat membuatnya, agar dapat berkonsentrasi dengan design elemen bangunan lainnya.

Berikut adalah 3 cara favorite saya saat sedang membuat pintu :
  1. Dengan Editable Poly, ini terutama untuk pintu utama bangunan minimalis. Karena pintu utama biasanya perlu design yang unik, karena ini adalah elemen yang pertama dilihat orang saat akan masuk kedalam suatu bangunan.
  2. Door bawaan dari 3ds Max. Cara ini terutama untuk saat saya membuat animasi, pivotnya diletakkan sedemikian rupa sehingga bisa membuka dan menutup. Sayang untuk detail agak terbatas, walaupun masih bisa di edit kembali menggunakan Edit Mesh ataupun Edit Poly
  3. Mapping, cara ini bisa untuk pintu yang berukiran rumit, atau ruangan dengan pencahayaan yang kurang baik sehingga agar keluar detailnya akan lebih mudah menggunakan mapping
Sedangkan 3 cara favorite saya untuk pembuatan jendela :
  1. Extendable Spline, cara ini sangat cepat terutama untuk jendela yang sederhana, biasanya saya hanya butuh waktu dibawa 1 menit untuk membuat jendela dengan cara ini. Praktis!
  2. Editable Poly, cara ini khusus untuk jendela dengan perlakuan khusus, misalnya jendela pojok atau jendela dengan design khusus.
  3. Windows bawaan dari 3ds Max, cukup cepat tapi kelemahannya detail garis pertemuan antar jendela malah suka hilang saat jendela ditutup. Tapi tentu saja bagus saat mau membuat animasi. 


 





Selamat Mencoba!!

Selasa, 05 April 2011

Sketchup06 - Siteplan dengan Sandbox

Jadi ingat waktu kuliah Tapak (Site Plan) dulu. Pertama kali melihat garis garis kontur, sama sekali gak terbayang bentuk seharusnya. Apalagi lokasi yang dipakai adalah peta kota bandung yang naik turun, membingungkan. Jadilah dulu untung-untungan saat meletakkan masa. Kemudian diwarnai dengan baguuuss sekali. Kalau lagi untung, bisa juga dapat nilai A. Sayangnya, dosen2 Tapak yang galak dan serius banget, gak bisa dibohongi. Jadi seringnya dapat nilai......malu ah nyebutinnya ^_^

Kalau saja dulu saya sudah mengenal tool Sandbox dari sketchup. Pastilah hidup (sebagai mahasiswa tapak) terasa lebih mudah. Sandbox memang salah satunya berfungsi untuk membentuk topografi dari suatu tempat, meletakkan jalan, menempatkan massa bangunan, akan terasa lebih mudah dan cepat.

Apalagi jika dibantu plugin Drop dari Smustard.com. Pepohonan yang acak pun bisa ditempatkan dengan tepat di Siteplan yang cukup sulit. Jangan lupa di download ya, sebelum memulai tutorial ini.

Memandang alam dari atas bukit....



Selamat Mencoba!

Senin, 04 April 2011

Max04-Editable Spline

Banyak banget cara yang bisa digunakan untuk mengubah Spline jadi model 3d di 3ds max. Spline maksudnya semua garis dasar yang dibentuk, termasuk diantaranya Rectangle, circle, dll. Tutorial kali ini akan membahas beberapa cara mengolah SPline yaitu :
  • Extrude
  • Loft
  • Sweep
  • Lathe
Juga sekaligus saya ingin memperkenalkan cara aligment atau meratakan suatu object dengan object lain. Aligment sangat pratis untuk menggerakkan benda secara lebih presisi. Untuk itu kita akan membuat headbed seperti dibawah ini. Tapi tidak termasuk mapping dan pencahayaannya ya? 

Map Headbed Classic
Hasilnya setelah di edit dan ditambah matras


Selamat Mencoba!!

Jumat, 01 April 2011

Sketchup05 - Import Cad dengan Makefaces

Sering ribet karena harus mengedit lagi file Cad yang di Import ke sketchup? Plugin rubyscript Makefaces akan mengurangi beban kerja kamu, karena untuk setiap area yang tertutup, misalnya yang berntuknya rectangle, lingkaran, segitiga,  akan otomatis dijadikan face oleh plugin ini, jadi kita ga perlu mengeditnya satu persatu. Ditutorial kali ini kita akan membahas tentang hal ini, sekaligus memberikan gambaran sama kamu, apa sih rubyscript itu?

Selain itu, kita juga akan membahas cara menggunakan follow me untuk membuat atap. Karena kita sering bingung, bagaimana membuat pertemuan atap pelana. Pakai follow me, ini menarik dan cepat.

Menggunakan Makefaces



Selamat Mencoba!

Selasa, 29 Maret 2011

Max03-Mapping

Bagian yang saya paling suka dari 3ds Max adalah Mapping. Karena, Mapping atau pemberian tekstur pada benda ini  akan dapat mengurangi beban kerja kita dalam modeling. Misalnya untuk ukiran2 klasik atau tradisional, bisa sih di modeling, tapi berapa lama baru selesai? Apalagi kalau kamu ternyata berbakat dalam modelling, ditambah mapping, bisa jadi perpaduan yang dahsyat tuh!

Mapping plus pencahayaan yang baik akan menghasilkan object yang realistic dan bagusss. Kadang desain yang simpel tapi diberi Mapping yang tepat akan jadi sangat mengesankan? Tidak percaya? tanya saja sama klien2 saya yang merasa puas. (jiaaaaahhhh!!! >.<")

Tapi karena banyaknya jenis Mapping dan cara meletakkan mapping dalam object, maka yang saya bahas (untuk saat ini) hanya dasarnya saja. Tergantung gimana kreativitas kamu juga loh untuk mengembangkannya ke batas yang maksimal. Yang saya bahas adalah :

  1. Material Standard (pastinya!) yang kemudian akan kita letakkan pada object menggunakan UVW Map
  2. Bump dan displacement pada material standard
  3. Multi/Sub Object material, ini akan memungkinkan kamu memberikan beragam map pada suatu object
  4. Blend material, mencampurkan dua tekstur kedalam satu material dalam pola tertentu
  5. Opacity pada material standar, supaya kamu bisa membolong-bolongi suatu benda dengan pola tertentu. 
Tadinya saya pikir segitu 'tuh sudah sedikit banget, tapi ternyata membutuhkan dua video youtube! Jadi untuk material lainnya yang menurut saya juga penting yaitu refleksi (seperti untuk cermin) dan refraksi  (misalnya untuk kaca) terpaksa lain kali saja. Atau sekalian pas membahas material untuk Vray ya? 

Berikut material yang akan dipakai untuk mapping pada  tutorial saya, kamu bisa kopi dari sini 




Part 1


Part 2
Selamat mencoba!

Senin, 28 Maret 2011

Sketchup04 - Camera dan Scene

Kalau kamu sedang buru-buru mau presentasi Animasi, Google sketchup akan sangat menolong. Cukup meletakkan beberapa kamera, atur arah pandangnya, langsung deh jadi animasinya. Tapi ini juga tergantung besarnya file yang sedang digunakan ya? Oh, dan juga tergantung kepada kemampuan komputermu. Kalau memang lemot abis ya.. apa mau dikata? Tapi dibanding aplikasi 3d yang lain, wah, boleh dicoba deh!


Juga misalnya ditengah-tengah presentasi si Klien atau dosen bilang, wah saya mau liat kalau saya bergerak dari titik a ke titik b di gambarmu. Langsung aja deh klik titiknya, arahin kemana mau melihat. Tekan play animation, langsung deh jadi.


Memang sih dari kualitas, kurang mantep. Tapi kan ini kasusnya kalau kamu lagi perlu cepat? Tapi bisa kok jadi keren abis kalau didukung oleh rendering engine  yang cukup tangguh seperti Vray atau Indigo. Bisa dilihat hasil kalau pake V-ray di akhir tutorial. Jadi, tunggu apalagi? 


Selamat Mencoba!!

Jumat, 25 Maret 2011

Max02-Lemari dari Editable Poly

Editable poly betul-betul akan menghemat waktu kamu dalam modeling, jika kamu bisa menguasai cara menggunakan toolset-nya. Dulu, karena saya sudah menggunakan 3DS sejak jaman bahelul, saya hanya menggunakan editable mesh, atau bahkan object standar primitif yang di gabung2 atau di-boolean (tentang boolean nanti lah ya saya jelasin lebih lanjut). Dan, bener-bener buang2 waktu kalau dipikir...

Sampai saya menemukan Editable poly dan toolsetnya. Sebagai contoh, saya dulu butuh waktu sekitar 30-45 menit untuk modeling suatu lemari. Dengan Editable poly, kamu akan liat di video tutorial nanti, bahkan kamu pun bisa membuatnya dalam waktu 10 menit-an saja. Sip kan? Disini, saya masih memperkenalkan dasar2nya saja. Cukup sederhana, nanti di tingkat yang lebih advance, modelingnya bakal lebih seru lagi. Jadi, ayo kita mulai!!!

Lemari buku dari satu Box
Oh, btw, jangan lupa di save ya, karena hasilnya akan kita gunakan di tutorial berikutnya.



Selamat Mencoba!!!

Kamis, 24 Maret 2011

Sketchup03 - Follow Me dan Layer

Kalau bangunan, furniture atau gambar apapun yang kamu buat sudah sangat kompleks, terdiri dari banyak komponen dan material, maka sudah saatnya kamu memakai layer. Dengan layer, kamu bisa mengerjakan bagian-bagian tertentu tanpa diganggu bagian lain yang tidak sedang di edit. Misalnya, saat kamu sedang mengerjakan bagian dinding, tentunya ribet abis dong kalau ketutupan atap? Karenanya, dari awal, saya menekankan perlunya penggunaan layer.

Satu hal lagi yang akan sangat berguna saat membuat segala profil, lis, bahkan atap! Yaitu follow me. Begitu kamu menguasain cara penggunaan follow me, detail bangunan akan bisa jadi lebih menarik. Apalagi saat kamu membuat bangunan atau furniture tipe classic atau ethnic yang penuh dengan detail yang rumit.

Meja klasik


Selamat mencoba!

Rabu, 23 Maret 2011

Max01-Perkenalan Interface

Sekitar tiga empat tahun lalu, saat saya masih anak bawang di dunia Arsitektur/Interior design, gaji yang saya terima sangat kecil. Maklumlah, freshgraduate di dunia design memang kurang di hargai dari segi gaji. Tapi, saya bisa survive thanks to kemampuan saya di 3d. Lumayanlah,  per minggu bisa dapet sekitar Rp./ 700 rb diluar gaji kantor dari kerja part time 'kan lumayan tuh (inget ini masih anak bawang loh!)

Makanya, belajar 3ds Max walaupun mungkin agak ribet pada akhirnya sangat worthed, bahkan kalau hanya sebagai untuk alat untuk mengungkapkan ide kita. Kalau dengan sketsa udah ok, apalagi kalau dengan 3d?

Tapi empat hal dasar hal perlu diinget untuk menguasai 3ds max:

  1. Hafalkan Hotkey-nya! Oke lah kalo awalnya masih ngandelin Icon, tapi pelan2 hotkey harus diluar kepala. Misalnya T=untuk Top View, P=Perspective dan seterusnya.
  2. Rajin-rajin nge-Save. Walaupun sudah ada Autoback, biasakan untuk nge-save setiap 15-20 menitan deh, karena secara ajaib, 3ds Max suka mendadak ngambek dan mati mendadak. Kadang autobacknya nggak mau recover. Halaaahhh... saat itu terjadi hhmmmm. Tiada kata untuk mengungkapkan rasanya. Kalau perlu save dengan dua nama.
  3. Sesuaikan kemampuan komputer dengan setting render 3d. Jangan sampai buang-buang waktu render untuk detail yang akhirnya tidak begitu kelihatan pada saat ngeprint, padahal komputernya nggak kuat
  4. Latihan!! buat benda-benda apapun yang ada tutorialnya, dari bantal, jendela, lampu, apapun. Karena setiap perintah baru yang kamu pelajari saat latihan akan bisa berhubungan satu sama lain, dan akhirnya akan bikin kamu jadi jagoan.
Berikut tutorial awal untuk 3ds Max, ini bener-bener dasarnya. Mudah-mudahan akan menjadi awal yang baik untuk tutorial selanjutnya sampai level Advance.



Selamat mencoba!

Selasa, 22 Maret 2011

Download Google Sketchup

Bagaimana cara mendownload Google Sketchup? Ternyata ada juga loh, yang belum tahu cara mendownload google sketchup. Padahal cukup mudah. Kita masuk ke Google.com, search Google sketchup download. Atau langsung klik link ini : http://sketchup.google.com/intl/en/download/index.html Nanti akan keluar halaman ini,


 lalu download boleh yang di kanan atas, ataupun sketchup pro di kanan bawah. Setelah itu langsung bisa di gunakan. Selamat mencoba!

Minggu, 20 Maret 2011

Sketchup02-Bed Bayi

Tidak ada perintah mirror di Sketchup? Memang tidak, yang ada adalah perintah flip (membalik) ke arah tertentu. Hal ini adalah salah satu hal yang di bahas dalam tutorial 2 ini. Selain itu, kita juga akan belajar mengenai prinsip dasar Group dan Component. Perkuat dasarnya, maka kita akan bisa mengembangkan penguasaan sketchup kita dengan baik.

Bed bayi


Selamat Mencoba!

Jumat, 18 Maret 2011

Sketchup01-Membuat Rumah Joglo

Di Tutorial ini saya akan memperkenalkan pada kamu semua dasar dari penggunaan Sketchup dengan membuat sebuah Rumah Joglo sederhana. Tapi jangan lupa untuk melakukan langkah2 pertama saat menggunakan sketchup supaya kelak kamu bisa menghemat waktu belajar. Sangat mudah dan juga menyenangkan.

Rumah Joglo
Divideo akan diperkenalkan perintah2 dasar sketchup, seperti bagaimana menggendalikan cara anda melihat viewport, lalu membuat object2 dasar, melalui pembuatan rumah joglo. Setelah menguasai dasar ini, anda dapat mempelajari lebih dalam misalnya bagaimana memirror object dan array di tutorial berikutnya.


Selamat Mencoba!!

Kamis, 17 Maret 2011

7 Langkah saat Pertama kali memakai Sketchup

Jadi kamu memutuskan untuk memakai Google SketchUp (SU)? Berikut adalah tujuh tips yang sebaiknya kamu lakukan saat pertama kali mulai mempelajari cara memakai sketchup.
  1.  Nyalakan semua toolbarnya. Masuk ke View>Toolbars , lalu nyalakan semua toolbar yang tersedia. Kemudian save pengaturan toolbar ini (save toolbar ada di google 8). Jadi saat mulai tutorial, kamu tidak kebingungan mencari-cari perintah yang tepat.
  2.  Group semua benda yang dibuat. Karena jika tidak, akan menempel satu sama lain. Misalnya setelah membuat rectangle, langsung group, baru di edit.
  3. Shortcuts. Seperti pada Autocad, lebih mudah jika kamu hafal semua shortcuts pada Sketchup.  Masuk ke Window>Preferences>Shortcuts.
  4. Tape Measure. Gunakan perintah Tape measure (T) untuk patokan ukuran, ini lebih cepat dari pada memasukkan angka.
  5. Letakkan Layer, Entity Info, Material dan Component  windows di ujung kanan atas layer. Lalu jangan di tutup. Jika sedang tidak dipakai, cukup di minimize saja. Karena bila modeling sudah cukup kompleks hal ini akan menghemat waktu loading.
  6.  Layer. Kalau kamu berencana untuk membuat ruangan atau bangunan dengan banyak model, pisahkan dengan menggunakan layer. Jadi jika tidak diperlukan bisa di freeze tapi jangan hide, karena saat di hide, object akan tetap ter edit. Yang sudah terbiasa menggunakan Autocad biasanya sudah familiar dengan konsep ini.
  7. Yang terakhir, sebelum mulai membaca atau menonton tutorial, coba-coba dulu semua perintah dalam sketchup. Karena, saking mudahnya sketchup, beberapa perintah bisa langsung dipelajari tanpa melakukan tutorial. Ini akan mempercepat waktu belajar.

OK, sekarang…Selamat Belajar Sketchup!!! 

Rabu, 16 Maret 2011

Google Sketchup atau 3DS Max?

Baru mulai belajar 3d? Sedang berpikir mana yang lebih baik, Google Sketchup (SU) atau 3dsMax? Berikut hal-hal yang mungkin bisa di pertimbangkan:

Google Sketchup :
  1. GRATIS!!! Tinggal download dari google, lalu install langsung siap dipakai. Bahkan banyak sekali modeling siap pakai yang tinggal di download untuk dimasukkan ke scene, furniture, orang, tanaman, mobil. Tinggal di search di Google, sekali lagi, gratis!
  2. Sangat mudah untuk dipelajari, karena parameternya juga tidak terlalu banyak. Saya pribadi hanya butuh waktu 2 hari-an untuk menguasai modeling menggunakan sketchup
  3. Untuk bentuk geometris yang sederhana, seperti bangunan minimalis, Furniture.. selama tidak memerlukan bentuk yang terlalu organik, SU sangat cepat dan ringan. Tetapi begitu masuk ke bentuk polygon yang kompleks, SU langsung menjadi sangat berat.
  4. Setelah selesai, SU langsung bisa di ekspor dalam bentuk Tampak, Denah dan Potongan, plus sudah ada ukurannya. Ini sangat berguna untuk para Arsitek dan Interior designer. Karena saat merevisi 3d, kamu bisa langsung merevisi yang lain. Hemat waktu!
3dsMax:
  1. Sangat bagus untuk bentuk yang kompleks dan organik. 3ds Max bahkan digunakan untuk animasi film seperti Avatar, 2012, Iron Man (!), dll
  2. Max perlu butuh waktu yang cukup lama untuk mempelajarinya karena parameternya yang sangat banyak. Belum lagi harga 3ds Max (resmi loh!) sangat mahal. 
  3. Perlu spesifikasi komputer yang cukup tinggi. 
Jadi intinya, kalau kamu ingin serius menjadi animator, invest lah ke 3ds Max, yakinlah, tidak akan rugi. Tapi kalau larinya ke arsitektural atau interior desain, dan tidak terlalu berminat untuk mendalami 3d, langsung saja ke Sketchup. Jangan khawatir, dengan plug ins yang tepat, hasil Sketchup tidak kalah dengan 3ds Max. 

Hasil Sketchup dengan Vray Renderer
Hasil 3dsMax dengan Vray Renderer

Tentunya, kalau menguasai keduanya, tidak ada ruginya sama sekali....

Senin, 14 Maret 2011

3ds Max-Cara mudah menggunakan Vray untuk Interior

Exterior Rendering Menggunakan VRay dikombinasikan dengan Photoshop
Latihan Menggunakan Vray untuk Interior Scene

Vray adalah salah satu rendering engine yang sering saya gunakan, terutama saat menggunakan 3dsMax. Juga terkadang saat menggunakan Google sketchup. 

Setting Vray awalnya memang terasa agak kompleks karena banyaknya parameter yang harus di isi. Tetapi cukup setimpal dengan hasilnya yang sangat realistis. Tentunya harus diimbangi dengan pemanfaatan Material Vray Mapping yang tepat.
Berikut adalah setting Vray yang cukup ringan untuk Interior.



Berikut adalah setting dari Video diatas (klik untuk menzoom) :





Selamat Mencoba!!