Selamat datang di Azri3d Tutorial

Disini kita berbagi pengetahuan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan 3ds Max dan Google Sketchup. Memang, kedua program itu memiliki penggemar tersendiri. tetapi setelah mempertimbangkan berbagai hal, saya putuskan untuk menerbitkan keduanya secara berkesinambungan.

Umumnya tutorial saya berupa video yang saya upload di Youtube maupun di Vimeo. Silahkan berlangganan (subscribe) ke channel saya disana untuk mendapatkan informasi video saya yang terbaru. Karena terkadang saya mengupload video terlebih dahulu sebelum kemudian membuat Blog. Setelah itu kamu dapat mengunjungi blog saya untuk mendapatkan parameter atau material yang mungkin kurang jelas terlihat di Video.

Saat meletakkan video di blog, size nya saya perkecil. Kalau kurang jelas cukup menekan tanda full screen atau klik logo Youtube untuk melihatnya langsung di Situs Youtube.

Ada juga beberapa artikel blog yang saya rasa tidak perlu dibuat videonya, seperti tips dan triks, biasanya akan saya umumkan pembuatannya di halaman Facebook saya.

Latar belakang saya sebagai Arsitek membuat saya lebih dulu membuat video2 awal berkenaan dengan Arsitektur dan Interior. Tetapi saya akan berusaha terus memperbanyak artikel dan video yang lebih bagus dan menarik, mohon dukungannya ya!!

Pengguna 3dsMax

Untuk yang baru pertama kali menggunakan 3dsMax, kamu akan bisa memanfaatkan artikel-artikel yang ada disini. Juga saya sudah membuat playlist di Youtube sehingga kamu tidak perlu mencari2 lagi video untuk pemula. Cukup menekan tanda next untuk melihat video berikutnya.


Playlist 3dsMax Basic

Sedangkan yang sudah cukup mahir bisa menemukan artikel tergantung sesuai dengan fokus pembelajaran kamu, misalnya untuk yang ingin mendalami tentang Vray. Lengkap dengan playlist Youtube disini.


Playlist 3dsMax VRay

Atau para arsitek yang ingin mencoba beralih dari presentasi 3d konvensional menjadi presentasi Animasi Arsitektur yang lebih canggih dan saya percayai akan menjadi trend 2-3 tahun mendatang.


Playlist 3dsMax Animasi Arsitektur


Pengguna Sketchup

Para pengguna sketchup pemula akan menemukan artikel yang cocok disini. Dengan playlist yang sudah saya buat di Youtube.


Playlist Sketchup Basic


Sedangkan para pengguna Vray untuk Sketchup akan bisa mendapatkan playlistnya disini


Playlist Sketchup VRay


Karena blog saya masih relatif baru, juga karena keterbatasan waktu saya sebagai Arsitek/3d Artist. Jumlah artikel saya masih terbatas. Saya tidak ingin terburu-buru membuat sembarang artikel yang akhirnya malah tidak bermanfaat untuk kamu semua. Jadi harap bersabar ya ^_^

Jadi, selamat belajar dan jangan lupa memberi usulan artikel apalagi yang akan saya buat berikutnya di kolom Comment. Mungkin butuh waktu lama, tapi semuanya akan saya catat dan satu per satu akan saya buatkan artikel maupun videonya. Saya juga berencana membuat Gallery khusus menampilkan karya2 terbaik kita semua.

Semangaaatt!!!




Berikut artikel-artikel terbaru saya:

Minggu, 23 Oktober 2011

Max 15-Meringankan Viewport dan Render Vray

Seringkali, kalau sudah terlalu banyak object yang kita tambahkan dengan merge kedalam scene kita, misalnya dengan menambahkan pohon, mobil, lampu gantung, viewport menjadi sangat berat, saat kita mau menggerakkan kamera atau orbit. Dan parahnya, saat kita render, waktu rendernya jadi sangat lama, atau dalam kasus saya, terkadang malah mati tanpa pamit2 dulu. Bener2 mengesalkan!

Untuk itu, biasanya saya akan menggunakan View as box, yang ada di object properties, jika saya masih ingin mengubah bendanya. Atau saya akan menggunakan Vray Proxy. Pada prinsipnya, Vray proxy itu seperti kalau kita membuka kantor cabang untuk object yang kita merge, dengan Scene utama kita sebagai kantor pusatnya. Jadi objectnya diwakilkan dengan benda yang bisa kita pilih sendiri, baik dalam bentuk wiremesh, benda solid, dll. Dan saat merender, barulah 3dsMax me'load' object tersebut, sehingga beban render Vray-nya menjadi lumayan ringan. Setidaknya, mengurangi kemungkinan mati mendadak.

Perlu di ingat, saat membuat object yang akan dijadikan Vray proxy, seluruh materialnya harus berada dalam 1 slot Map, yaitu sebuah multi/sub object, yang cara pembuatannya sudah saya jelaskan di tutorial Max 03. Ini karena saat dijadikan proxy, seluruh bagian dari benda2 tersebut di satukan, jadi prinsipnya seperti editable poly, dimana digunakan material id untuk bagian polygon yang beda mapping.

Selain itu jika saya akan menyebar pepohonannya untuk dijadikan latar belakang misalnya, saya akan menggunakan Multi Scatter ataupun Vray Scatter. Pada saat tutorial ini dibuat, Vray scatter yang saya miliki hanya bisa digunakan untuk Vray 1.5 an, karenanya sejak saya sudah upgrade Vray ke Vray 2.00, saya lebih sering menggunakan Multi Scatter.


Multi Scatter dan Vray Scatter akan menyebarkan object kita secara acak, dipermukaan suatu benda solid atau pun Spline yang sudah kita buat terlebih dahulu. Kita dapat mengacak2 penempatan bendanya, juga skala dari bendanya, arah orientasinya, ukurannya, sehingga kelihatan lebih alami.

Tetapi untuk penyebaran pohon,  akhir2 ini saya sedang sangat menyukai sebuah plugin tambahan dari itoosoft.com, yaitu Forest Lite. Alasan utama kenapa saya menyukai plugin ini adalah karena dia gratis!! ^_^ Tapi selain itu, koleksi pohon 3dnya, yang termasuk dalam paket gratisan tadi,  sudah kompatibel dengan Vray. Dan kalau memang berminat membeli, koleksi pohon tambahannya bagus2! 

Pada prinsipnya,  Forest Lite adalah gabungan antara Vray proxy dan Multi Scatter. Dan cara penggunaannya kurang lebih memang sama dengan penggunaan Multi Scatter ataupun Vray Scatter. Namun karena  Multi Scatter dan Vray Scatter adalah plugin tambahan yang harus dibeli dulu, sedangkan Forest lite gratis, maka pada tutorial ini saya akan menerangkan penggunaan Forest Lite, dan kamu bisa menerapkanya ke Multi/Vray scatter jika ingin.

Selamat mencoba!!


Minggu, 02 Oktober 2011

Sketchup16-Setting Vray Bangunan Malam hari

Bagi saya, membuat scene malam hari jauh lebih menantang daripada membuat scene siang hari. Untuk scene siang, saya cukup melakukan modelling, atur arah mataharinya, dan bum! Beres deh, jadilah sebuah rumah, siap untuk dipresentasikan kepada klien.

Sedangkan scene malam hari merupakan seni tersendiri. Disatu pihak, kita ingin agar suasananya cukup gelap, agar kontras cahaya lampu tambahan jadi kelihatan, dipihak lain, tidak boleh terlalu gelap, karena bangunannya sendiri tetap harus kelihatan. Karenanya untuk jalan tengahnya, saya membuat scene nya lebih ke arah sore hari atau sekitar subuh. Jadi di langit masih ada cahayanya.

Diperlukan design tersendiri untuk perletakan lampu pada scene malam hari, demikian juga dengan jenis lampu yang akan dipilih. Tapi pada dasarnya lampunya saya bagi menjadi :
  1. Lampu Vray rectangle dengan invinsible=on, ini akan menjadi sumber cahaya utama dalam ruangan, biasanya ukurannya agak besar, arahnya dari plafond ke bawah. Kamu bisa juga meletakkannya dari arah jendela kedalam ruangan. Untuk jenis lampu yang ini, naikkan subdivisionnya, sekitar 15-25 tergantung dari seberapa besar hasil renderan yang akan kamu buat. Dengan ini kamu bisa mengurangi resiko noise atau bintik2 pada bayangan lampu.
  2. Lampu Vray rectangle dengan invinsible=off. Ini biasanya saya tempel pada lampu yang berbentuk kotak atau di plafond. Untuk lampu yang bulat bisa dengan menggunakan omni, juga dengan invinsible off. Besar intensity nya sekitar 10-20 unit lebih tinggi dari pada cahaya no.1 diatas. Ini supaya lampu yang tidak menghilang karena pengaruh cahaya lain.
  3. IES light, untuk lampu down light dan Uplight. Untuk IES light, anda harus mencoba2 dulu, light mana yang paling sesuai dengan kebutuhan bangunan anda. Setiap bagian dari bangunan biasanya memerlukan jenis lampu yang berbeda-beda. IES dapat anda beli dalam bentuk CD atau di download dari Internet. Saya sendiri mendapatkannya dari teman (>.<) jadi, saya kurang tahu dimana tepatnya mendapatkan IES light. Jadi silahkan meng-google.
Jadi intinya, kalau kamu tidak punya cukup waktu, janganlah membuat scene malam hari, hehehehe... :P

Scene siang hari, tanpa touchup photoshop




Yang berbeda dari scene malam hari dengan siang hari pada pengaturan Vray parameter terutama pada Environment, Camera dan color mapping. Berikut adalah setting sunlight untuk suasana malam hari:



Selamat mencoba!

Sabtu, 01 Oktober 2011

Sketchup15-Setting Vray Bangunan Siang Hari

Membuat bangunan minimalis dengan menggunakan sketchup sangat menyenangkan dan cepat. Namun saya masih merasa belum puas dengan kualitas pohon2 3d dari library sketchup yang ada. Kalaupun ada yang cukup bagus, biasanya sangat memberatkan komputer. (Atau komputernya sudah minta diganti lagi? :))

Karenanya, untuk tambahan pepohonan, saya masih memerlukan bantuan Photoshop. Tetapi mungkin kalau saya lebih rajin lagi mencari, mungkin akan ketemu plug in pohon yang cukup bagus. Dan untuk tutorial ini, saya masih hanya memberikan hasil 'mentah' yang langsung didapat dari rendering sketchup tanpa touch up apapun.

Hasil Rendering Siang hari
Sayangnya karena tidak cukup waktu (baca:males) ngubek2 warehouse, jadilah lampu jalannya kurang sip. Tapi untuk scene kamu, lebih baik cari yang lebih bagus deh, atau buru2 ditutup pakai pohon. :)

Disini saya juga menyinggung sedikit tentang penggunaan displacement, yang akan membuat rumput akan terlihat lebih realistik. tetapi seperti biasa, saat menggunakan displacement, waktu rendering yang dibutuhkan juga akan lebih panjang alias berat.

Berikut adalah tutorial yang sudah dapat dilihat di You tube


Dan ini adalah setting parameter yang dipakai untuk scene kali ini.Setting ini sebagian juga akan dipakai saat membuat scene malam hari.





Selamat Mencoba!!


Sabtu, 10 September 2011

Max 14-Animasi Arsitektur 105-Animasi Mobil Sederhana

Mobil dapat membuat presentasi Arsitektur kita semakin menarik serta juga dapat membantu menjelaskan skala bangunan kepada klien. Karenanya saya menambahkan Animasi mobil ini kepada seri Animasi arsitektur ini.

Animasi mobil ini tidak terlalu rumit, dan gerakan mobilnya cukup linear saja, karena mobil bukanlah merupakan inti dari presentasi. Dan penggeraknya hanya dummy saja yang dikaitkan dengan Look At constrain, Position Constrain, Orientation Constrain dan Path constrain.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan perintah animasi :
  1. Arah pivot point, karena menggunakan link, arah pivot point bisa terpengaruh dengan parent dari link
  2. Hirearki atau urutan perintah. Karena beberapa perintah akan memiliki pengaruh lebih kuat terhadap suatu object daripada perintah lainnya. Misalnya Look At constrain jika digunakan sebelum Link, tidak akan memiliki pengaruh terhadap object. Karena link akan mengunci perintah yang diberikan sebelumnya.
  3. Saat menggunakan orientation Constrain, perhatikan apakah Transform rule nya Local ataukah World, karena jika menggunakan world, maka constrain sebelumnya tidak akan berpengaruh.




Tentunya masih banyak lagi cara untuk menganimasikan mobil secara lebih realistik, misalnya menggunakan reactor, kombinasi antara constrain dengan perintah lainnya, dan sebagainya.

Selamat mencoba!!

Selasa, 30 Agustus 2011

Rabu, 24 Agustus 2011

Sketchup14-Animasi keren dengan Section

Saya menggunakan 3dsmax, jauh sebelum saya menguasai sketchup. Awalnya saya merasa tidak perlu menguasai sketchup, karena presentasi dengan 3dsmax (kelihatannya) jauh lebih mengesankan, lebih banyak dicari orang dan lebih luas implementasinya. Dan sebelumnya saya sudah pernah membahas kelebihan dan kekurangan 3dsMax dan sketchup. Tapi ada satu fitur Sketchup yang membuat saya jadi sangat tertarik mempelajari Sketchup. Dan itu adalah Section.

Tentu saja 3dsMax memiliki clip yang mirip2 dengan section. Tetapi Section-nya sketchup bisa langsung dimanfaatkan untuk berbagai hal. Bisa langsung diekspor ke Autocad untuk kemudian diedit lebih lanjut, atau bisa langsung dipresentasikan dengan fitur Layout (yang sekarang juga sudah selangkah lebih maju lagi), dan yang paling mengesankan, menurut saya, adalah Section bisa langsung dianimasikan.

Pertama kali melihat hasil animasi section, saya pikir, tentunya ini akan sulit sekali. Tetapi, begitu tahu triknya, ternyata sangat mudah! Sayangnya, saat membuat tutorial ini, Section belum bisa dirender menggunakan Vray. Dan saya belum mencoba rendering engine lainnya.

Ada diantara kalian yang tahu, section bisa dirender pakai apa? boleh dong sharing...




Selamat Mencoba!

Update: Saya lupa menginformasikan, Style hanya ada di Sketchup Pro, misalnya Sketchup Pro 7 atau Sketchup Pro 8

Minggu, 21 Agustus 2011

Sketchup13-Ekspor ke CAD dengan Layer

Terkadang saat kita akan mengekspor Sketchup ke AutoCAD, hasil yang didapat adalah gambar monokrom sehingga kita harus mengedit gambar lumayan lama agar gambar terpisah menjadi layer yang berbeda2.
Di tutorial kali ini saya akan menunjukkan cara yang saya gunakan agar pengubahan layer menjadi lebih mudah. Pada dasarnya saya hanya mengubah agar sketchup di ekspor ke CAD dengan warna yang berbeda untuk tiap bagian, lalu warna tersebut diubah oleh CAD menjadi layer tersendiri.

Jangan lupa, pisahkan layer sejak awal menggambar sketchup, misalnya layer pintu, lantai 1, lantai 2 dan seterusnya. Cara memisahkan membuat layer sudah saya jelaskan di tutorial 3.



Selamat Mencoba!


Jumat, 19 Agustus 2011

Spesifikasi komputerku untuk 3dsMax2011, Sketchup Pro 8 dan Vray

Sebetulnya renderan, simulasi dll di tutorial yg saya buat, dipercepat menggunakan Clip speed dari Camtasia. Tapi karena cukup banyak yang menanyakan tentang spek komputerku, jadi saya tulis disini aja supaya nggak ngulang2 lagi :

Komputer,untuk ngerender, main game, yang lumayan berat, bisa dianggap spesifikasi yang cukup sedang dan ga terlalu makan hati kalau mau pakai 3dsMax:
  1. Motherboard Elite A785GM-AD3 Black series
  2. Processor AMD Phenom X6 1090T 3.2GHz
  3. Hardisk 500 Gb
  4. Memory 4 Gb
  5. VGA card  NVidia GeForce 8400GS 1024Mb 64bit 
Laptop, untuk internetan, dipakai buat 3dsmax dan Sketchup juga bisa, sambil nunggu renderan animasi di komputer satunya biasanya. Tapi menurut saya ini spesifikasi yang agak minimal untuk 3dsMax:
  1. Toshiba Satellite L505D
  2. Processor AMD II Dual core M300 2GHz
  3. HDD 280 Gb
  4. Memory 2 Gb
  5. VGA Card ATI Radeon 512Mb
Software :
  1. Operating system Windows7 64-bit
  2. 3dsmax 2011 64bit dengan Vray Adv 2.00.01
  3. Sketchup Pro 8 dengan Vray1.48.89
Headphonenya sampai harus diselotip ^_^

Sebetulnya spesifikasinya nggak terlalu canggih, tetapi setiap 1.5 sampai 2 tahun diusahakan upgrade, atau tukar tambah sekalian, soalnya kan untuk cari nafkah, hehehe.... Saat ini saya sedang coba pakai AMD, tetapi sebelumnya sampai lama saya pakai Intel. Ternyata cukup memuaskan kok.




Selasa, 16 Agustus 2011

Max 13-Animasi Arsitektur 104-Membuat tirai

Saya pernah menjelaskan tentang Cloth modifier dalam tutorial membuat bantal. Dan kali ini kita akan menggunakannya lagi dalam membuat tirai. Prinsip membuat tirai ini dapat juga digunakan untuk membuat handuk ataupun bendera (tapi untuk bendera harus ditambah lagi dengan reactor wind).

Ada beberapa hal yang sangat berpengaruh agar tirai yang anda buat jatuhnya alami :
  1. Material Cloth yang anda gunakan. Dalam 3dsmax ada banyak material tirai Cloth yang ada, seperti spandex, rubber, satin, silk dll. Saya sarankan, anda meluangkan waktu untuk mencoba material itu satu persatu dan bandingkan parameter yang berpengaruh. Kelak anda akan mendapat kan material yang paling cocok dengan kebutuhan anda
  2. Gravitasi. Terkadang kita harus menambah nilai gravitasinya, cara ini akan menarik tirai kebawah sehingga tirai tidak kelihatan terlalu kaku lagi
  3. Besarnya segmen. Semakin kecil segmennya, tentunya bendanya akan semakin lentur. Tapi jangan terlalu kecil segmennya, karena akan memberatkan file 3dsmax.
Ditutorial ini saya mencontohkan dengan menggunakan plane, tapi anda juga dapat menggunakan garment maker yang penggunaannya saya pakai di tutorial membuat bantal diatas.


Selamat mencoba!

Kamis, 11 Agustus 2011

Max 12-Animasi Arsitektur 103-Menggerakkan Pintu dan Jendela

Setelah sebelumnya pada tutorial 5 kita mebahas cara2 termudah (menurut saya) membuat pintu dan jendela, sekarang kita akan menganimasikannya pada bangunan. Pada tutorial ini juga kamu bisa melihat bahwa Pintu dan  Jendela default pada 3ds max bisa digabungkan dengan Pintu dan jendela yang dibuat secara manual.

Memang, menganimasikan pintu dan jendela default lebih mudah dari pada yang dibuat secara manual, tapi sayangnya, kita akan menemui kesulitan jika kita ingin menambahkan gagang pintu atau accessories jendela lainnya. Harus ada treatment khusus.


Selamat Mencoba!